Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Papua. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 April 2015


Hiskia Meage Ketua UMUM KNPB KONSULAT sedang Membaca Kembali Surat  Pemberitahuan Yang Di Tolak

Manado-Suarapasema.blogspot.com-
 Hari ini KNPB Konsulat Melakukan Surat Izin Pemberitahuan  untuk Melakukan Aksi Damai Memperingati Hari Anesasi Bangsa Papua Barat pada 1 Mei 1963 - 2015,  Agar Kapolda Sulawesi Utara Melalui DIR. Intelkam Sulawesi Utara Untuk Menerbitkan surat izin turun Aksi, Namun Kapolda Sulut Menolak dengan Alasan Organisasi KNPB  Konsulat tidak terdaftar di KesbangPol Sulawesi Utara, Pada Hari senin ,27 April 2015 dini hari. 



Sehingga KNPB Konsulat hanya Menyampaikan terima kasih kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Utara sebagai berikut:

TERIMAKASIH KAPOLDA SULAWESI UTARA
(Bapak. Brigjen Pol. Wilmar Marpaung)

Seluruh generasi baru baik Pemuda, Mahasiswa dan Masyarakat asal tanah Papua yang berada di bumi minahasa menyampaikan terimakasih yang tak terhingga melaui media rakyat, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia Tengah.

                Ucapan terimakasih ini di tunjukan kepada Yang Terhormat Bapak Brigjen Pol. Wilmar Marpaung selaku Kapolda Sulawesi Utara. seruan hati ini secara terbuka dapat disampaikan langsung oleh Frans Pekey selaku Koordinator aksi damai dan Hiskia Meage sebagai Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat, konsulat Indonesia Tengah. Hal ini di sampaikan setelah surat pemberitahuan ijin aksi damai di tolak dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, alasan penolakan aksi damai hanya masalah administrative yaitu karena organisasi KNPB belum terdaftar secara resmi di kesbangpol Sulawesi Utara. Itu sebabnya, tidak diberikan ijin untuk melaksanakan aksi damai secara terbuka di kota manguni.

                Aksi damai ini bermaksud dalam rangka Memperingati Hari Aneksasi 01 Mei 1963-2015. Atas Pencaplokan Tanah, Air, Udara Dan Manusia Yang Mendiami Bumi Cendrawasih Secara Tidak Adil Dan Bermartabat Melalui Hukum Internasional. Pelaku kejahatan kemanusiaan, pelanggarakan hak-hak dasar bangsa pribumi Papua Barat,  di selenggarakan oleh Pemerintah Indonesia  di bawah tekanan dan moncong senjata oleh angkatan bersenjata republik Indonesia (ABRI) pada waktu itu, kejahatang di maksud di kenal dengan nama Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969 yang penuh cacat hukum, setelah bersekongkol dengan Belanda dan Amerika serikat di bawah control organisasi UNESCO atau saat ini di sebut persatuan bangsa- bangsa (PBB) 01 Mei 1963.

                Sebagaimana kita mengetahui bersama bahwa aksi damai dalam hal menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak segala bangsa termasuk hak –hak terhadap setiap warga Negara yang baik, sesuai dengan seruan Dalam pembukaan Undang-Undang  dasar 1945 Alinea Pertama yang Berbunyi “Bahwa Sesunggunya Kemerdekaan Itu Ialah Hak Segala Bangsa Dan Oleh sebab itu tidak sesuai dengan peri Kemanusiaan dan Peri Keadilan”, yang di kumandangkan oleh pendiri dan pejuang bangsa Indonesia. Tetapi saat ini terasa aneh karena tampak real bahwa masih terdapat warga Negara yang tidak bisa menyampaikan pendapat, konsep, gagasan dan harapan rakyat secara terbuka khususnya melalui media - media local dan nasional  di Negara Indonesia yang menganut paham demokrasi.

                Walaupun harapan untuk menyampaikan jeritan rakyat Papua Barat kepada saudara saudarinya di tanah minahasa adalah merupakan sebuah kebutuhan yang sangat mendesak dan penting. Karena  dengan harapan bahwa mereka (umat manusia) yang memiliki hati nurani untuk kiranya mendengar, membaca seruan selain melihat suara jeritan yang dapat di sampaikan melalui media rakyat. Tetapi sikap pemerintah Indonesia melalui pihak kepolisian daerah Sulawesi Utara, realitasnya menutup mata hati  maka patut kami menghargai dan menghormati ketika kejahatan tidak di tindak sesuai nilai-nilai kemanusiaan yaitu  keadilan, kebenaran dan kejujuran terhadap bangsa Papua Barat dan dunia lainya di indonesia.

                Dan akhirnya kami  pemuda papua tentu akan tetap berjuang untuk menyampaikan suara rakyat tertindas bersama warga kawanua di bumi minahasa. “hai kawanku manguni..? dengarkan kicauan suara cenderawasih dari balik gunung, lembah dan pesisir Papua memanggilmu untuk turut mengambil bagian dalam gerakan rakyat pribumi, bangsa papua barat. Allah  kami Tuhan Semesta Alam akan membalas kebaikan dan doamu atas penderitaan bangsa Melanesia.


MENGETAHUI;
KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB)
KONSULAT INDONESIA TENGAH



Hiskia Meage
Ketua Umum.



Berikut Adalah Surat  Pemberitahuan KNPB Konsulat Indonesia Tengah Kepada  Kapolda Sulawesi Utara Melalui DIR. Intelkam Sulawesi Utara sebagai Berikuti..

M e d I a R a k y a t
KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT (KNPB)
KONSULAT INDONESIA TENGAH
Manado, 27 April 2015
PERIHAL: PEMBERITAHUAN IJIN AKSI DAMAI

Kepada YTH:
KAPOLDA SULAWESI UTARA
(Cq. Dir, Intelkam Polda Sulut)


Dengan hormat.

                Salam sejahtera dalam  Nama Tuhan Yang Maha Esa, berhubungan dengan perihal di maksud di atas maka, kami Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia. Tentu akan melaksanakan aksi demonstrasi secara damai dalam rangka memperingati hari Aneksasi Bangsa Papua Barat ke- 55. Oleh karena itu, kami memberitahukan agar kiranya berkenan untuk memberikan ijin dan di mohon pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Adapun kegiatan aksi damai tersebut akan di laksanakan pada:
                Hari/Tanggal                 : Jumat, 01 Mei 2015
                Pukul                                  : 08.00 Wita - Selesai
                Bentuk Kegiatan         : Aksi Demonstrasi Damai, dengan Jumlah Massa 500 Jiwa
                Titik kumpul                 : Star dari Bank BNI Unsrat  Manado – Finis di Kantor Gubernur   
                                                                    Sulawesi   Utara.
                Tujuan Aksi                    : Ke- Kantor  Gubernur Propinsi Sulawesi Utara

Alat dan peraga aksi damai sebagai berikut:
Ø  Satu mobil pick up
Ø  Empat kendaraan roda dua (Motor)
Ø  Megafont 2 buah
Ø  Pamphlet
Ø  Baleho/Spanduk
Ø  Pakaian Adat

                Demikian surat pemberitahuan ini di buat untuk di ketahui dan dapat di pergunakan sebagaimana mestinya. Atas perhatian dan kerja sama yang baik  tak lupa kami menyampaikan terimakasih.

HORMAT KAMI


Frans Pekey                                                            Hiskie Meage
         Koord. Lapangan                                                    Penanggungjawab Aksi

Oleh : Y.T/P.L


Hiskia Meage Ketua UMUM KNPB KONSULAT sedang Membaca Kembali Surat  Pemberitahuan Yang Di Tolak



Kamis, 05 Februari 2015





BREAKING NEWS - Perdana Menteri Papua Nugini panggilan untuk Papua Nugini, Untuk "berbicara tentang penindasan rakyat kita" di Papua Barat. 

Sejarah hari ini dibuat karena untuk pertama kalinya, Perdana Menteri Papua Nugini berbicara menentang penindasan saudara-saudara PNG di Papua Barat.

Dengan pidato melanggar sangat kuat dan tanah, Mr O'Neill terus terang mengatakan kepada orang-orang berkumpul: ". Kadang-kadang kita lupa keluarga kita sendiri, saudara-saudara kita sendiri, terutama di Papua Barat"
Akan lebih ia kemudian berkata: "Sebagai sebuah negara, sudah saatnya bagi kita untuk berbicara tentang penindasan rakyat kita."
 Dengan tepuk tangan dan sorak-sorai dari kabinet, Mr O'Neill mengutuk kekejaman terus HAM di Papua Barat yang terus dibagikan di media sosial. 

Dia mengatakan: "Gambar kebrutalan orang-orang kita muncul setiap hari di media sosial dan belum kita ambil tidak ada pemberitahuan. Kami memiliki kewajiban moral untuk berbicara bagi mereka yang tidak diizinkan untuk berbicara. Kita harus menjadi mata bagi mereka yang ditutup matanya. Lagi Papua Nugini sebagai pemimpin daerah, kita harus memimpin dalam berdiskusi dewasa dengan teman-teman kita dan lebih dengan cara yang menarik. "

Ini adalah berita yang sangat menggembirakan bagi Papua Barat dan Kampanye Papua Merdeka Barat ingin memberikan terima kasih dan dorongan lebih lanjut untuk Perdana Menteri O'Neill untuk pidato yang sangat signifikan dan moralnya mendukung teriakan penderitaan orang Melanesia di Papua Barat.

Melalui Dukungan Perdana Menteri Papua Nugini ini Rakyat Papua Barat terus semangat perjuangan untuk kemerdekaan dan kebebasan Orang Papua dari tangan NKRI.

Sebagai Orang Papua Harus punya Kewajiban dan wajib untuk berjuang untuk kemerdekaan bagi bangsa melanesian, jangan putus asa dan terus berjuang sampai akhir kemerdekaan..


From:  suara pasema


Selasa, 30 Desember 2014

Papua Pulau Kekerasan atau Pelanggaran Human Rights




  Anak SMP Yang Mendukung Papua Merdeka Foto: Amp Komite Kota Yogyakarta

Suara Pasema -- Seorang anak SMP yang fotonya diatas yang tidak sebut namanya ini Sangat Mendukung Papua Lepas Dari NKRI Ucap Anak SMP asal Yogyakarta ini.
Kenapa Ade Kamu Mendukung Papua Harus Merdeka dan Lepas Dari NKRI?
Papua pantas untuk  Merdeka, kata dia.

ketika ditanya alasannya, ” Papua punya sejarah sendiri; keberadaan Papua bersama indonesia tidak cocok dan selama ini aku sering dengar penindasan, jeritan dan tangisan rakyat Papua, jawabnya.

“Aku sepakat Papua Merdeka”, tekannya

apa yang Dikatakan ade diatas ini sangat Benar Karena Banyak terjadi Ketidak adilan, Pembunuhan, Pertikaan, dan Kekerasan Pelanggaran HAM.

Ini Kelakuan Aparat Kemanan Di Papua
suara Pasema--  sekarang  Akan Kupas Kenapa kejadian seperti ini tidak ditanggapi serius oleh NKRI? ya Pasntas saja dibiarkan begitu saja karena Papua Dijadikan Lahan Bisnis Oleh TNI dan POLRI, KOPASUS yang Menjadiakan Orang Papua adalah Lahan Bisnis Bagi Mereka.

ini di Papua banyak terjadi Penembakan dan Pembunuhan yang terjadi di Papua bukan dari OPM tetapi Itu adalah TNI, POLRI dan KOPASUS, ” ketika mereka tembak masyarakat atau melakukan suatu tindakan lalau mereka mengatakan OTK(Orang Tak DIkenal) atau OPM” itu adalah Tipu dan sangat tidak benar apa alasan mereka. Perlu ketahui bahwa itu adalah Permainan mereka untuk mendapatkan Bantuan dari pusat, karena dimana ada kejadian atau penembakan maka disitu ada Bantuan untuk pengamanan dari Pusat Sangat Besar yang turun.

Masalah inilah yang harus diperhatikan Oleh pusat, Orang Papua bukan Lahan Bisnis bagi TNI, POLRI, dan KOPASUS. Orang Papua adalah sama dengan Orang Indonesia, Ciptaan Tuhan yang sama, Punya Darah yang sama, Punya semuanya sama hanya membedahkan kita adalah Kulit dan Rambut.

Hargailah Orang Papua, Lindungilah Orang Papua, Jadikanlah Orang Papua Sebagai Saudaramu dan Ciptaan Tuhan Serupa dan anda NKRI sendiri. jangan lagi menjadikan Orang Papua sebagai Lahan Bisnis Bagi Keamanan di Papua.

Kenapa ada Perbedaan Antara TNI, POLRI dan KOPASUS yang bertugas Di Papua Berbeda dengan TNI, POLRI dan KOPASUS yang bertugas Di luar Papua?

Perbedaannya TNI, POLRI dan KOPASUS di luar Papua dari Ambon sampai Ke Sabang itu Tahu akan hukum dan undang-undang, sedangkan dipapua tidak berlaku itu Hukum dan Undang-undang.

Salah satu Contoh, ketika saya memiliki Motor, dan ketika saya dalam perjalanan menuju ke kampus suatu hari disitu ada sedang melakukan Pemeriksaan dan saya tahu kalau tidak bawa STNK saya dan lupa di rumah sehingga saya berusahan balik dari 50-100 Meter  dan Polisi yang ada di Luar ini dia Lihat lalu biarkan karena Jaraknya sangat jauh dan tidak kejar, Tetapi Polisi yang di Papua mereka lihat ada balik berarti mereka Star Motor lalu kejar itu Mahasiswa atau Masyarakt yang balik ini, dia lari sampai Jauh dan masuk lorongpun mereka kejar-kejar sampai tahan dan tangkap sesudah itu mereka Pukul, sampai muka ataupun di badan tidak terbentuk..

Na inilah yang Dilakuakn Oleh Kemanan di Papua beda dengan Kemana di Luar Papua. Diluar Papua mereka Tahun Hukum dan aturan dan mengerti akan Hukum.
terjadi suatu kasus saja yang orang papua lakukan untuk hal yang benaar tetapi Kemanan yang bertugas di Papua diperlakukan orang papua itu salah dan kemanan papua tidak mengenal itu hukum atau tidak mereka hanya berpikir bahwa mereka adalah orang yang hebat dan mereka lebih dari semuanya..

Maka itu yang membuat Masyarakat Papua Marah, Kecewa, dan Sedih tidakan kemana Papua terhadap Orang Putera daerah Asli Papua. Lain Kalau Orang bukan non papua yang bikin pasti diselesaikan dengan baik.

Apakah Orang Papua itu Jahat?

Sejujurnya tidak Jahat, dan tidak pemabuk,tetapi Orang papua adalah orang yang baik-baik, Ramah, Rendah Hati, Punya Hal Kasih tinggi, lebih tinggi kekerabatan dan kekeluargan, saling menghormati dan Menghargai sesama.

Maka dari itu janganlah Jadikan Orang Papua sebagai Lahan bisnis TNI, POLRI, dan KOPASUS. hargailah mereka sebagai saudaramu, sesama ciptaanmu, dan sesama pulah Manusia, Orang Papua bukan Binatang atau Hewan. Maka Anda juga akan dihargai..

Ketika anda lakukan diatas ini makan Papua Pasti bisa aman, Nyaman dan Damai, tetapi Kalau tidak maka Orang Papua tidak akan bisa aman,dan mereka terus sakit hati dan mereka akan terus melakukan perlawanan, dan banyak yang kecewa lalu keluar ke hutan atau ke negara lain untuk mecari kebenaran, kedilan, dan kebebasan bagi orang papua. (Suara Pasema)

Senin, 15 Desember 2014



Peta Pulau Papua
Peta Provinsi Papua dan Papua Barat (suarapasema.blogspot.com)





I.1 Sejarah Provinsi Papua
Pulau Irian  Jaya terletak paling timur pada peta Negara kesatuan Republik Indonesia awal terbentuknya provinsi irian jaya  wilayahnya masih mencakup keseluruhan pulau irian jaya, baru pada zaman pemerintahan presiden Gus Dur  presdisen Republik Indonesia Ke 3 nama provinsi irian jaya di rubah nama menjadi provinsi Papua.
Secara administratif, Provinsi Papua  mempunyai luas wilayah daratan dan lautan  ditambah beberapa kabupaten kepulauan Raja Ampat, Kepulauan Biak dan kepulauan Yapen. Secara tegas mempunyai  batas administratif sebagai berikut :
Sebelah Utara berbatasan dengan Samudera Fasifik.
Sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Aru dan Negara Australia.
Sebelah Timur berbatasan dengan Negara Papua Nugini
Sebelah Barat berbatasan dengan Provinsi Papua Barat
Semua batas-batas yang ada di provinsi papua masih merupakan  batas indikatif dan belum ada batas  kabupaten dan kota yang sudah definitif .
Dengan ada Undang-Undang no. 78 tahun 2007 dalam perkembangan provinsi papua sudah mekar menjadi 2 (dua) provinsi yaitu Provinsi Papua Barat ibukota sorong sedangkan provinsi induk ibukota Jayapura, sedangkan kan provinsi papua sebagai provinsi induk mempunyai  28 kabupaten dan 1 kota,

Tabel 1. Wilayah Administrasi di Provinsi Papua
NO
NAMA PROVINSI
Kode
Prov
Kode
Kab
NAMA KABUPATEN DAN KOTA
IBUKOTA KABUPATEN
1
PAPUA
91
1
ASMAT
AGATS
91
2
BIAK NUMFOR
BIAK
91
3
BOVENDIGEOL
TANAH MERAH
91
4
DEIYAI
WAGHETE
91
5
DOGIYAI
KIGAMANI
91
6
INTAN JAYA
SUGAPA
91
7
JAYAPURA
SENTANI
91
8
JAYAWIJAYA
WAMENA
91
9
KEEROM
ARSO
91
10
KEPULAUAN YAPEN
SERUI
91
11
LANNY JAYA
TIOM
91
12
MAMBERAMO RAYA
BURMESO
91
13
MAMBERAMO TENGAH
KOBAKMA
91
14
MAPPI
KEPI
91
15
MERAUKE
MERAUKE
91
16
MIMIKA
TIMIKA
91
17
NABIRE
NABIRE
91
18
NDUGA
KENYAM
91
19
PANIAI
ENAROTALI
91
20
PEGUNUNGAN BINTANG
OKSIBIL
91
21
PUNCAK
ILAGA
91
22
PUNCAK JAYA
KOTA MULYA
91
23
SARMI
SARMI
91
24
SUPIORI
SORENDIWERI
91
25
TOLIKARA
KARUBAGA
91
26
WAROPEN
BOTAWA
91
27
YAHUKIMO
SUMOHAI
91
28
YALIMO
ELELIM
91
29
KOTA JAYAPURA
JAYAPURA



 
I.2 Maksud dan Tujuan
            Survei pendahuluan dimaksudkan untuk memperoleh data-data spasial administrasi Provinsi Papua dan informasi tentang data kewilayahan Provinsi  serta informasi tentang batas-batas dengan Kabupaten/Kota tetangga maupun informasi batas-batas yang ada didalam wilayah Provinsi tersebut yaitu informasi batas-batas Kabupatenmaupun Kecamatan untuk mengetahui apakah ada permasalahan  batas dan sejauh mana telah dilakukan penataan batasnya.

1.4. Personil Pelaksana
Dalam Kegiatan Survei  di provinsi papua, personil pelaksana adalah dari Pusat Pemetaan Batas Wilayah (PPBW-BIG) :
1.      Budi Prayitno
2.      M u s t o p a

1.5 Peralatan
No
Nama Jenis Alat
Jumlah
1
Laptop
1 Unit
2
Kamera
1 Unit
3
GPS Navigasi
1 Unit
4
Scanner
1 Unit
Perangkat Lunak
5
Autodesk Map
1 Unit
6
ArcGIS
1 Unit
7
Global Mapper
1 Unit


SEJARAH IMIPA?

IMIPA Berdiri Pada

Apa Itu IMIPA?

Imipa adalah dimana suatu Wadah Sosial yang Menghimpun Semua Mahasiswa Asal Papua yang ada di kota studi Sulawesi Utara. Kepanjangan dari IMIPA : Ikatan mhasiswa Indonesia Papua. Sekertariat Terleatak di Kleak Bahu, Kamasan V Manado Depan Gereja Peniel.

Visitor In Blog IMIPA SULUT

Popular Posts

Recent Posts

Terjemahkan

Berita Yang Dikuti

Pelajaran dan Berita Lainnya Disini